Waspada Bahaya Distemper Pada Kucing! Begini Cara Mencegahnya

Waspada Bahaya Distemper Pada Kucing! Begini Cara Mencegahnya

Distemper pada kucing adalah istilah lain dari Feline Panleukopenia Virus (FPV), salah satu penyakit kucing yang mematikan. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini menyerang sel-sel dalam tubuh kucing, terutama dalam sistem pencernaan, sistem saraf, sumsum tulang belakang, dan getah bening. Karena sel ini menyerang sel-sel dalam sumsung tulang belakang yang berfungsi memproduksi sel darah, maka kucing yang menderita distemper akan mengalami anemia. FPV atau distemper kucing ini dapat dikategorikan sebagai penyakit yang sangat menular. Penyebarannya dapat melalui darah, feses, urin, dan kutu yang telah meminum darah kucing yang terinfeksi. Virus ini juga bisa menempel pada tangan kita, pakaian, dan barang-barang yang pernah dilalui kucing yang terjangkit distemper. Kabar baiknya adalah, jika seekor kucing pernah menderita distemper dan sembuh, maka seumur hidup dia akan imun terhadap virus yang sama.

Baca juga: Kucing Kesayangan Anda Tidak Mau Makan? Coba Cara Ini

Gejala Distemper Pada Kucing

Anak kucing yang belum divaksin, kucing yang sedang hamil, dan kucing dengan sistem imun yang lemah sangat rentan terhadap virus ini. Terkadang, kucing yang terserang distemper tidak menunjukkan gejala awal apapun. Barulah setelah 4-5 hari virus berkembang dalam tubuh, si mpus akan mulai mengalami demam tinggi, terlihat murung, dan tidak mau makan. Kondisi ini bisa berubah dengan menjadi kritis dengan cepat jika tidak segera diatasi.

Tiga sampai empat hari kemudian, kucing akan mulai mengalami muntah disertai diare dan dehidrasi. Kucing anda akan terlihat selalu mendekati tempat minumnya, tetapi tidak minum sedikitpun. Terkadang, anda akan menemukan darah pada feses mereka.

Cara Mencegah Distemper Pada Kucing

Vaksinasi

Cara yang paling baik untuk mencegah kucing anda terkena distemper adalah dengan memberikan vaksin sedini mungkin. Anak kucing sudah mulai divaksin ketika mereka berusia 3-4 bulan. Ketika anda pergi ke dokter hewan, pastikan kucing anda diberikan vaksin FPV juga selain vaksin lainnya.

Jaga Kebersihan

Menjaga kebersihan yang dimaksud adalah secara menyeluruh. Dari mulai lingkungan tempat tinggal kucing, tempat makan, tempat tidur, dan lainnya. Bahkan, ada baiknya anda selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah bermain dengan kucing. Distemper pada kuicng ini bisa menular melalui tangan anda. Jika anda baru saja bermain dan mengelus kucing yang terjangkit virus Panleukopia, maka virus tersebut kemungkinan menempel ditangan anda.

Penting! Apabila anda memiliki lebih dari satu kucing di rumah dan salah satunya didiagnosa terkena Distemper, maka sebaiknya kucing anda yang satu lagi dipindahkan ke tempat lain untuk sementara. Segera bersihkan dengan cairan disinfektan atau ganti semua tempat makan, minum, dan sebagainya. Perlu diperhatikan bahwa virus ini bisa bertahan enam bulan hingga satu tahun lamanya.

Tingkatkan sistem imun

Selalu menjaga sistem imun bisa juga mencegah distemper pada kucing. Pastikan kebutuhan nutrisi kucing anda selalu terpenuhi. Salah satu cara untuk menjaga keseimbangan nutrisi pada kucing adalah dengan memberinya suplemen tambahan.

Salah satu suplemen kucing yang sangat direkomendasikan adalah SuperJamu HerbaFit yang terbuat dari bahan alami. Jangan khawatir dengan komposisi yang terkandung didalamnya karena sangat lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan protein, mineral, kalsium, dan vitamin kucing. Karena terbuat dari bahan alami, HerbaFit ini lebih aman dan tanpa efek samping. Dengan sistem imun yang baik, virus apapun akan sulit berkembang dalam tubuh mpus kesayangan. Bahkan jika anda menemukan gejala distemper pada kucing, anda bisa memberi HerbaFit segera untuk membantu sistem imunnya.

Anda bisa mendapatkan vitamin kucing alami ini dengan menghubungi nomor di bawah.

Share

Comments

  1. […] Baca juga: Waspada Bahaya Distemper Pada Kucing! Begini Cara Mencegahnya […]

  2. […] Baca juga: Waspada Bahaya Distemper Pada Kucing! Begini Cara Mencegahnya […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *